Arsip Blog

Jumat, 16 Maret 2012

Tugas Ke 2 Keamanan Jaringan Komputer

Ini Adalah ketikan untuk memenuhi Tugas Keamanan Jaringan Komputer PTIK UNNES 2010

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Prinsip Umum Desain Jaringan :
  • Uji Titik-titik tunggal yang rentan dengan cermat
  • Perlu disiapkan jalur cadangan dan load balancing untuk untukmengatasi permasalahan kerusakan pada jaringan sehingga jikamengatasi permasalahan kerusakan pada jaringan, sehingga jikaada kerusakan tidak akan mengisolasi bagian jaringan.
  • Memperhatikan Karakteristik Aplikasi dan traffic protokolyang digunakan.
  • Misalnya memperhatikan aplikasi client-server dan sebagainya
  • Melakukan analisis ketersediaan bandwidth
  • Membangun jaringan dengan menggunakan model hierarki atau modularhierarki atau modular
  • Memperhatikan Network Diameter, yaitu banyaknyapiranti yang harus dilewati sebuah packet sebelum mencapaitujuan. Network diameter harus didesain sekecil mungkin.


Desain Jaringan secara Hierarki

Desain jaringan secara Hierarki terdiri dari 3 layer
  • Layer Core (backbone) yang menyediakan tranportasi antar sites secara optimal
  • Layer Distribution yang menyediakan koneksi berdasar kebijakan perusahaan ( policy-based connectivity)
  • Layer Access (local) yang menyediakan workgroup/akses pengguna ke jaringan

Secara umum desain jaringan secara hierarki tampak seperti pada gambar dibawah ini :

Core Layer
  • high-speed switching backbone
  • Didesain untuk memproses packet secepat mungkinDidesain untuk memproses packet secepat mungkin
  • Dalam layer ini tidak dilakukan manipulasi packet, seperti misalnya access list dan pemfilteran yang akan men nda pengiriman packet akan menunda pengiriman packet.
  • Titik kritis untuk menghubungkan piranti-piranti layer distribusi, sehingga penting untuk menjamin stabilitas koneksi dan pembuatan jalur cadangan.
  • Mengumpulkan traffic dari semua piranti layer distribusi sehingga harus memiliki daya tampung distribusi, sehingga harus memiliki daya tampung dan daya kirim yang besardan cepat
Distribution Layer
  • Titik demarkasi antara layer Core dan Layer Access.
  • Tempat melakukan manipulasi packet dan pemfilteran
  • Dalam jaringan Campus, Layer Distribusi bisa berfungsiuntuk:
    • Pengalamatan dan Daerah Pengumpulan
    • Departemen/Fakultas atau Workgroup accessDepartemen/Fakultas atau Workgroup access
    • Pendefinisian Alamat domain broadcast/multicast
    • Routing untuk antar Virtual LAN (VLAN)
    • Transisi jenis media jika diperlukan
    • Keamanan data dan jaringan (Security)
  • Catatan:
    Dalam ruang lingkup kecil layer distribusi biasanya digabungDalam ruang lingkup kecil, layer distribusi biasanya digabungjadi satu dengan layer Core.


Access Layer
  • Titik bagi pengguna dihubungkan ke jaringan
  • Bisa juga melakukan penyaringan untuk optimalisasikb h khkebutuhan pengguna secara khusus
  • Dalam jaringan kampus, layer Access bisa berfungsiuntuk:
    Pbi bdidth▫ Pembagian bandwidth
  • Pemfilteran layer Data Link (MAC Address)
  • Microsegmentasi
  • Dalam jaringan non kampus, layer access bisamenyediakan juga pengaksesan secara remote denganmenggunakan Frame Relay ISDN VPN atau Leased menggunakan Frame Relay, ISDN, VPN, atau Leased lines.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar